16 Tips & Trik Memilih & Merawat Cincin Perkawinan


16 Tips & Trik Memilih & Merawat Cincin Perkawinan — @iniunik.web.id — Cincin kawin untuk banyak pasangan merupakan salah satu untukan penting dalam pernikahan. Agenda memilih cincin kawin, pastilah sangat penting sekaligus menantang bagi setiap calon pengantin. Peran cincin kawin sebagai simbol ikatan cinta memang sangat signifikan dalam setiap upacara perkawinan. Tak heran bila pasangan capeng rela mondar-mandir, keluar masuk berbagai toko perhiasan sebelum akhirnya menemukan pilihan yang sesuai dengan selera, trend dan tentu saja sesuai isi kantong.

Cincin telah mulai digunakan sebagai simbol ikatan cinta abadi sejak masa pemerintahan para Firaun di Mesir. Bentuknya yang melingkar sempurna tanpa memiliki ujung dan pangkal diidentikkan sebagai aliran cinta yang abadi tanpa henti. Kebiasaan ini sempat “meredup” pada era Romawi. Namun kembali popular dilakukan pada abad 18. Di era ini cincin belum dikenakan di jari manis seperti sekarang, melainkan dikenakan di jari tengah tangan kiri. Apa alasannya? Orang Romawi ternyata percaya terdapat pembuluh darah yang mengalir melewati jari tengah kiri langsung ke hati!

Mengiringi derasnya perkembangan dunia fesyen, cincin kawin mengalami berbagai inovasi yang luar biasa. Bentuknya yang semula hanya berupa lingkaran bulat sederhana, dari waktu ke waktu dipercantik dengan berbagai hiasan seperti ukiran, motif ataupun batu permata. Bahan dasarnya pun kini makin variatif. Jika mulanya yang dibuat dari bahan besi biasa, kini tersedia dalam berbagai variasi, seperti emas kuning, emas putih (platinum) dan titanium.

Khusus untuk jenis cincin yang dihiasi permata, hingga kini berlian yang melambangkan kemurnian dan keabadian cinta masih menjadi yang terfavorit.

Bagaimana memilih benda yang akan menjadi simbol cinta Anda seumur hidup itu ? Apabila Anda dan pasangan akan segera melangsungkan pernikahan, hal yang cukup penting adalah cincin kawin. Cincin kawin merupakan simbol ikatan cinta antara Anda dan pasangan. Berikut 16 tips dan trik dalam memilih dan merawat cincin perkawinan :

Pilih Berdua Dengan Pasangan. Cincin kawin akan dipakai tidak hanya oleh Anda namun juga pasangan. Alangkah baiknya untuk menentukan modelnya berdua, agar sesuai dengan keinginan bersama sekaligus menambah kemesraan.
Pertimbangkan Gaya Hidup Sehari-hari. Sesuaikan cincin pilihan Anda dengan gaya hidup sehari-hari. Jangan sembarangan memilih hanya karena cincin itu terlihat cantik di etalase. Ingatlah, cincin ini akan melingkar di jari manis Anda seumur hidup. Jangan sampai model cincin yang salah malah membuat Anda kesulitan nantinya.
Bahan Cincin (Pilihan Batu Mulia) dan Alternatif. Dewasa ini cincin kawin tak selalu berwarna emas yang seragam. Anda bisa memilih warna emas yang sesuai dengan kegemaran; kuning, tembaga atau putih. Jika tak ingin memilih cincin dengan logam mulia emas, Anda juga bisa memilih bahan lain, misalnya dari bahan titanium yang kini tengah menjadi trend. Bahan Alternatif – Pilihan lain dalam memilih bahan cincin, bisa juga menggunakan bahan platinum perak. Cincin kawin tak selalu dihiasi dengan berlian saja. Anda bebas memilih batu mulia lain yang sesuai dengan kepribadian dan minat Anda. Mirah delima, jamrud atau safir juga bisa jadi pilihan. Namun cincin berbahan platinum lebih mahal ketimbang emas. Cincin ini biasanya lebih bergaya klasik. Cincin platinum dapat dicampurkan dgn logam lainnya seperti iridium dan ruthenium.
Kadar Emas. Cincin kawin yang biasa dipakai adalah emas 18 karat. Emas ini berkadar 75 persen emas dan bentuknya tidak akan berubah jika dipakai sehari-hari. Jika menggungakan emas 24 karat kurang cocok untuk dijadikan cincin kawin, karena mengandung logam yang lunak sehingga lebih mudah berubah bentuk.
Desain. Untuk memilih desain bisa disesuaikan dgn keinginan sendiri. Lebih bagus memilih desain yang simpel agar tetap cocok digunakan sepanjang masa. Untuk mempercantik cincin dgn desain minimalis, Anda bisa menambahkan variasi berlian atau permata agar tampak berkilau dan memberikan kesan elegan. Anda yang berjari kecil disarankan untuk tidak memakai cincin kawin yang berbentuk lebar.
Simple, bermotif atau berpermata ? … Yang Terpenting Nyaman Dipakai. Walau telah mengalami banyak perkembangan, cincin kawin pada dasarnya terdiri dari 3 model utama, yakni cincin berbentuk lingkaran polos tanpa ornament, cincin dengan hiasan satu atau beberapa permata, dan cincin yang dihiasi motif seperti sulur atau garis-garis. Pilihan yang simple dan nyaman dipakai itu penting menjadi pertimbangan. Disarankan memilih cincin berwarna putih dan bentuk berliannya bulat. Karena tidak bersudut sehingga sinarnya lebih bagus.
Cari Banyak Informasi. Sering-sering “browsing” ke toko-toko perhiasan atau melihat-lihat referensi di majalah. Sebaiknya mulai mencari sekitar 2 bulan sebelum hari pernikahan. Jadi Anda masih punya cukup waktu untuk mencari, berpikir-pikir dan melihat kembali cincin kawin yang di”incar”. Sebagai masukan, jangan terburu-buru saat memilih cincin kawin. Carilah referensi sebanyak-banyaknya, dan jangan malas untuk mendatangi banyak toko perhiasan demi mendapatkan lambang cinta yang terbaik.
Mudah Dirawat dan Awet / Tahan Lama. Pilihlah cincin yang mudah dibersihkan, sehingga Anda dapat merawatnya sendiri. Jika model cincin Anda cukup rumit, pastikan toko perhiasan tempat Anda membelinya dapat memberikan jasa pencucian perhiasan. Pikirkan 20 tahun ke depan. Jangan takut untuk tampil beda, tapi pastikan model yang dipilih adalah model yang masih ingin Anda kenakan sampai 20 tahun ke depan.
Pilihan Toko Karena Pelayanan dan Dapat Dipercaya. Pilihlah toko perhiasan yang memberikan jasa pembesaran atau pengecilan ukuran, pencucian dan pemolesan ulang. Belilah cincin kawin di toko perhiasan yang sudah teruji kualitasnya. Pastikan berat emas dan kualitas batu mulia yang ditawarkan sesuai dengan yang ditawarkan.
Budget. Sesuaikan cincin kawin yang Anda pilih dgn budget Anda. Jika cincin idaman overbudget, Anda bisa minta dibuatkan desain serupa tapi dgn mengurangi kadar karat, berat cincin atau mengurangi variasi berlian pada cincin. Anda dapat menyiapkan budget sekitar 3-10 juta.
Lakukan Test Pemakaian. Yang penting diingat, cobalah cincin tersebut, jangan sampai terlalu sempit atau terlalu besar pada jari Anda. Umumnya cincin kawin dipakai pada jari manis kiri. Lakukan “final fitting” ukuran cincin di saat kondisi Anda tenang dan temperatur tubuh normal. Jangan melakukannya pada pagi hari. Jari akan sedikit membengkak, karena tubuh Anda masih mengandung garam yang tersimpan dari malam sebelumnya. Ukuran jari juga sedikit berubah setelah Anda berolah raga atau atau saat tubuh dalam keadaan panas dan dingin sekali.

Tips Tambahan Merawat Cincin Kawin
Jika Anda mengenakan cincin platinum, hindari mengenakannya saat melakukan pekerjaan kasar atau berolah raga, karena platinum mudah tergores. Hindari pula mengenakan cincin kawin saat Anda bekerja dengan zat-zat yang mengandung klorin, seperti pemutih pakaian, pembersih bahkan desinfektan yang terkandung dalam kolam renang.
Jauhkan cincin dari bahan-bahan kosmetik, terutama parfum dan hair spray karena dapat membuat warna berubah. Biasakanlah untuk memakai perhiasan setelah selesai berdandan.
Bersihkan setiap habis pakai dengan kain lembut, misalnya flanel.
Hindari menyimpan cincin-cincin secara bertumpuk agar cincin tidak saling menggesek yang bisa menyebabkan goresan atau cacat.
Simpanlah di tempat yang sejuk dan kering, serta tidak terkena sinar matahari langsung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s